Demam Tifoid Akibat Makanan Tidak Bersih
By cepat sehat|13 Mei 2024|Penyakit
Demam tifoid yang oleh kebanyakan orang sering kali dikenal sebagai sebutan penyakit tipes, ini merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan kuman Salmonella typhi yang dapat menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi organ dalam tubuh, sehingga tanpa pengobatan yang cepat, penyakit ini dapat menjadi fatal. Demam tifoid dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kotoran (fecal-oral) dan sangat erat kaitannya dengan higienitas seseorang. Kelompok usia yang rentan menderita demam tifoid adalah anak pada kelompok usia 5 tahun ke atas. Pada usia tersebut umumnya anak sudah mulai masuk sekolah dan mengenal jajanan di luar rumah. Dan apabila makanan atau jajanan yang dibeli kurang bersih, bisa saja mengandung kuman S.typhi dan masuk ke dalam tubuh anak melalui makanan tersebut.
Penyebab Demam Tifoid
Demam Tifoid disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi, Salmonella paratyphi A, B atau C. Periode inkubasi penyakit ini bisa selama 3 – 60 hari. Adapun faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena demam tifoid yaitu :
- Tinggal di negara/ wilayah dengan sanitasi yang buruk dan akses terbatas ke air bersih
- Melakukan perjalanan atau bekerja di daerah yang sering terjadi demam tifoid
- Anak-anak yang rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang sepenuhnya
- Kontak dengan orang yang terinfeksi atau baru saja terinfeksi demam tifoid
- Mengkonsumsi air atau makanan yang tercemar dan yang mengandung Salmonella typhi
GEJALA YANG TIMBUL
Gejala demam tifoid yang timbul bisa bervariasi, antara lain:
- Demam yang berlangsung lebih dari 7 hari dan tidak memberikan respon dengan pemberian obat penurun panas. Demam dapat meningkat bertahap setiap harinya dan berlangsung hingga 3 minggu jika tidak diobati
- Sakit kepala
- Nyeri pada persendian dan otot
- Kelelahan yang berlebihan
- Lemas pada seluruh tubuh
- Kembung atau nyeri pada perut
- Mual dan muntah
- Diare atau sulit buang air besar
- Batuk
- Penurunan berat badan atau tidak nafsu makan
Pada kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian.
Yang perlu diperhatikan dan Pencegahannya
Bila Anda atau keluarga Anda menderita demam tifoid, yang harus diperhatikan adalah:
- Memotivasi penderita untuk sering minum, bisa berupa air putih, jus maupun susu.
- Kompres dengan air biasa bila sedang demam atau menggunakan plester kompres.
- Istirahat tirah baring / bed rest.
- Tidak makan makanan yang dapat merangsang pencernaan seperti makanan pedas atau asam.
- Tidak memakai pakaian yang tebal saat demam.
- Minum obat teratur sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter.
- Makan makanan yang sehat dan bergizi, tepat waktu dan dalam porsi yang cukup.
Sedangkan untuk mencegah demam tifoid, dapat dengan melakukan hal-hal berikut ini:
- Budayakan kebiasaan selalu mencuci tangan memakai air dan sabun terutama sebelum makan, dan setelah menggunakan toilet.
- Makanan dimasak dengan benar dan air minum harus dimasak sampai mendidih agar kumannya mati.
- Cuci buah dan sayuran dengan bersih terutama jika dimakan mentah
- Menghindari daerah yang tinggi kasus demam tifoid
- Menjaga kebersihan sanitasi lingkungan
- Mendapatkan vaksinasi tifoid
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Mengenal Infertilitas dan Penyebabnya
20 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Tips Meredakan Keluhan Gatal
2 April 2024
Baca Selengkapnya
Sinusitis dan Cara Mengatasinya
9 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Menghadapi Batu Ginjal
8 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Jangan Meremehkan Migrain
20 April 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter