Sinusitis dan Cara Mengatasinya
By cepat sehat|9 Mei 2024|Penyakit
Keluhan pilek tanpa disertai batuk atau demam yang terjadi setiap hari walau sudah berobat dengan antibiotik sekalipun namun kambuh kembali seolah tidak ada perbaikan, maka perlu dicurigai kemungkinan menderita sakit sinusitis. Sinusitis merupakan proses peradangan pada rongga sinus. Rongga sinus adalah struktur anatomi berupa rongga yang terletak di daerah wajah.
Perlu diketahui bahwa secara anatomi pada tulang tengkorak di sekitar wajah terdapat saluran yang menghubungkan rongga tulang tengkorak yang berada pada pada hidung, tulang pipi dan dahi, yang berfungsi untuk menyaring, melembabkan dan menghangatkan udara yang masuk ke saluran hidung, dan sinus bisa menampung lendir untuk melindungi udara dari debu dan alergi. Jenis-jenis rongga sinus yaitu sinus maksilaris yang letaknya di daerah pipi, sinus frontalis yang letaknya ada di dahi, sinus etmoidalis yang terletak di sekitar mata dan sinus sfenoidalis di belakang dahi.
Sinusitis ini bisa dialami oleh semua orang dari anak-anak sampai orang dewasa, baik sinusitis akut maupun kronis. Seringkali sinusitis disangka sebagai sakit pilek biasa sehingga pengobatan seringkali dirasa tidak efektif.
PENYEBAB, JENIS & GEJALA SINUSITIS
Sinus yang mengalami infeksi virus atau bakteri dari saluran pernafasan atas dapat menyebabkan peradangan pada sinus yang disebut Sinusitis. Biasanya selalu disertai peradangan pada mukosa hidung di dekatnya dan sinus paranasal. Penyebab Sinusitis antara lain:
- Polip hidung, yang dapat menyumbat saluran hidung atau sinus.
- Deviasi septum hidung, yaitu septum (dinding di antara lubang hidung) yang bengkok dapat membatasi atau menyumbat saluran sinus sehingga membuat gejala sinusitis menjadi lebih buruk.
- Kondisi medis lainnya, seperti penyakit cystic fibrosis, HIV dan penyakit yang terkait sistem kekebalan lainnya dapat menyebabkan penyumbatan hidung.
- Infeksi saluran pernapasan, paling sering pilek yang dapat menebalkan selaput sinus dan menghalangi drainase lendir. Infeksi ini dapat disebabkan oleh virus atau bakteri.
- Alergi, peradangan yang terjadi dengan alergi dapat menyumbat sinus.
Jenis sinusitis berdasarkan penyebabnya antara lain :
a. Sinusitis Kronis
Termasuk kondisi sinusitis yang agak berat karena gejala bisa terjadi sampai berbulan-bulan yang bukan merupakan gejala hidung tersumbat dan pilek biasa.
b. Sinusitis Alergi
Menyebabkan pembengkakan pada sinus karena kondisi alergi, juga menyebabkan sensasi hidung tersumbat.
c. Sinusitis Virus
Batuk, flu, demam yang seringkali menyertai dengan warna lendir dari yang bening sampai berwarna, umumnya bisa sembuh dalam 7 – 10 hari.
d. Sinusitis Bakteri
Gejala umum yang terlihat cairan lendir ingus yang berwarna hijau atau kekuningan.
Gejala sinusitis antara lain sebagai berikut :
- Hidung tersumbat
- Pilek yang berlangsung lama dan berulang
- Keluarnya cairan pada hidung atau belakang hidung yang terasa seperti ada cairan yang mengalir di tenggorokan (post nasal drip)
- Rasa nyeri/ terasa tekanan pada wajah (mata, pipi, hidung, dahi) yang semakin parah apabila membungkuk
- Berkurangnya penciuman yang bisa berlangsung berminggu-minggu
- Kadang disertai demam, hingga sakit kepala dan ini biasanya bersama gejala batuk pilek
- Kelelahan
- Bau mulut
- Gejala bersin-bersin seperti gejala alergi namun tidak respon saat diberikan terapi anti alergi.
PENGOBATAN SINUSITIS
Berikut ini adalah pengobatan sinusitis yang dapat dilakukan:
- Pemberian obat-obatan sesuai dengan penyebab sinusitis antara lain antibiotik, antihistamin, dekongestan, steroid, obat anti radang untuk hidung (intra nasal spray) dan lainnya sesuai dengan petunjuk dokter. Konsultasi terlebih dahulu dengan Dokter untuk mendapatkan obat yang tepat dan sesuai dengan penyebab sinusitis Anda.
- Pencucian rongga hidung dengan cairan NaCl untuk melembabkan dan membersihkan rongga hidung dan sinus.
- Tindakan operasi sinusitis untuk membersihkan sinus yang menyumbat rongga hidung, atau operasi penyebab sinusitis seperti polip, septum deviasi bagi penderita sinusitis kronis.
PENCEGAHAN SINUSITIS
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena sinusitis kronis:
- Hindari infeksi saluran pernapasan atas dengan cara menghindari kontak dengan orang yang sedang pilek atau sedang sakit infeksi lain.
- Sering mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
- Mengendalikan alergi dengan menghindari paparan terhadap alergen/ penyebab alergi.
- Hindari asap rokok dan polusi udara. Asap tembakau dan kontaminasi dengan polutan udara dapat mengiritasi paru-paru dan saluran hidung.
- Menggunakan pelembab udara. Menambahkan kelembaban udara dapat membantu mencegah sinusitis. Pastikan humidifier tetap bersih dan bebas jamur dengan melakukan pembersihan secara rutin dan menyeluruh.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Kenali Radang Kulit Selulitis
11 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Waspada Serangan Jantung Saat Berolahraga
26 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Mengenal Sakit Kepala
3 April 2024
Baca Selengkapnya
Upaya Mencegah Anak Tenggelam
30 April 2024
Baca Selengkapnya
Manfaat dan Efek Samping Rutin Minum Teh Tawar
24 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter