Kebiasaan Tanpa Disadari Menyebabkan Gangguan Lambung
By Cepat Sehat|12 Maret 2024|Penyakit
Harus Anda waspadai bila terjadi gangguan lambung maka hal ini akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, menjaga sistem pencernaan khususnya lambung merupakan hal yang perlu Anda perhatikan. Apalagi banyak juga penderita gangguan lambung seperti ini. Seperti dispepsia, asam lambung, atau sakit maag. Jika Anda mengidap penyakit ini, Anda harus benar-benar menjalankan pola hidup sehat. Namun, ada juga beberapa hal yang tanpa disadari bisa menyebabkan gangguan lambung. Apa saja kebiasaan tersebut, berikut beberapa kebiasaan yang bisa memicunya. gangguan lambung.
Pola Makan Tidak Sehat
Kebiasaan mengonsumsi makanan olahan, junk food, atau pola makan tinggi karbohidrat, gula, garam, makanan pedas, dan makanan berlemak penuh juga bisa menyebabkan sistem pencernaan tidak sehat. Pasalnya, jenis makanan tersebut rendah nutrisi, serat, dan air sehingga dapat memperlambat proses pencernaan dan membuat perut kembung serta menghasilkan banyak gas.
Makan berlebihan
Saat lapar atau setelah berpuasa, banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya sudah makan banyak. Namun, makan berlebihan bisa memperlambat proses pencernaan. Artinya, makanan bertahan lebih lama di perut dan cenderung berubah menjadi lemak. Akibatnya, makanan menjadi busuk dan tidak dapat dicerna dengan baik. Kondisi ini bisa memicu banyak masalah seperti mulas, refluks asam, muntah, dan mual.
Berbaring setelah makan
Apakah Anda masih sering makan larut malam? Atau Anda suka berbaring setelah makan? Jika iya, mungkin hal ini bisa memicu asam lambung naik. Saat Anda berbaring, tubuh Anda tidak lagi mendapat manfaat dari gravitasi untuk membantu menjaga isi perut tetap pada tempatnya. Sehingga saat Anda berbaring, makanan yang Anda makan berisiko bocor melalui sfingter esofagus. Jadi, hindari makan sebelum tidur, apalagi jika Anda langsung berbaring setelah makan. Jika Anda harus berbaring, cobalah berbaring miring ke kiri atau angkat tubuh bagian atas untuk membantu menjaga usus tetap di tempatnya.
Dehidrasi
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama gangguan sistem pencernaan karena dapat memicu sembelit, maag, dan naiknya asam lambung. Kondisi ini membuat lambung tidak memiliki cukup air untuk memproduksi asam pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa minum 8 hingga 10 gelas air per hari dapat membantu membatasi gejala serius penyakit asam lambung.Tidak ada keseimbangan antara makan dan olahraga
Bila melakukan olahraga secara teratur, Anda akan mendapatkan manfaat pada sistem pencernaan. Namun, jika salah melakukannya, justru bisa memicu masalah baru. Jika Anda tidak memiliki waktu antara makan dan berolahraga, hal ini dapat menyebabkan mulas, sakit perut, muntah, dan kelelahan. Anda membutuhkan setidaknya 2 jam sebelum berolahraga. Itu tergantung pada jumlah makan siang yang Anda konsumsi.
Kurang tidur
Kurang tidur ternyata bisa menyebabkan penyakit gastroesophageal reflux, sindrom iritasi usus besar, dan dispepsia fungsional. Penyakit ini berkaitan dengan sistem pencernaan yang tidak sehat. Kurang tidur akan berdampak sangat negatif pada mikrobioma usus yang pada akhirnya akan menyebabkan masalah pencernaan dan kesehatan secara umum.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Sekilas Tentang Sariawan
3 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Hipertensi “the Silent Killer” yang perlu Diwaspadai
21 April 2024
Baca Selengkapnya
Upaya Mencegah Anak Tenggelam
27 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Menjaga Tetap Sehat dengan Rajin Mencuci Tangan pakai Sabun
25 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Pentingnya Pemenuhan Asupan Gizi Ibu Hamil dan Anak Mencegah Terjadinya Stunting
6 April 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter